Jika hiking telah menjadi hobby anda, maka di Kuala Lumpur juga ada banyak tempat hiking yang cukup menantang. Memang, keaneka ragaman medan hiking di Indonesia lebih variatif dibandingkan yang ada di Malaysia, namun setidaknya melakukan hiking di Malaysia khususnya di Kuala Lumpur akan dapat mengobati rasa rindu anda akan hiking di Indonesia.
Bagi para pekerja khusus nya yang berdomisili di Kuala Lumpur anda dapat melakukan hiking dengan mudah, karena ada sebuah tempat tidak jauh dari Kuala Lumpur yang dapat anda capai untuk melakukan hiking tersebut. Nama tempat ini adalah Bukit Tabur, sebuah perbukitan batu cadas di pinggiran Kuala Lumpur ini memiliki track hiking yang cukup menantang. Â Â Â Dengan Jarak 30 menit menggunakan kendaraan dari pusat kota kita dapat mencapai tempat ini dengan mudah. Kita memerlukan taksi atau kendaraan sendiri untuk menuju ke tempat ini dikarenakan tidak adanya kendaraan umum yang melewati area ini.
Bukit tabur ini terletak di area Taman Melawati, penduduk setempat menyebutnya Bukit Hangus. Untuk mencapai Bukit Tabur anda hanya perlu jalan menuju MRR2, dan masuk ke jalan Taman Melawati (jika dari arah Kuala Lumpur belok kanan di perempatan Giant Supermarket). Mengikuti jalan tersebut pada lingkaran pertama belok ke kiri (arah jam 9) dan pada lingkaran ke 2 tetap lurus (arah jam 12), hingga anda temukan simpang tiga maka anda belok ke kanan dan selusuri jalan tersebut hingga habis, areal ini disebut dengan Kampung Klang Gates.
Bukit yang bertebing batu kristal ini memiliki ketinggian sekitar 1000 meter, sedangkan disebelah kanan Bukit terdapat sebuah DAM atau bendungan raksasa yang disebut dengan Klang Gate, areal ini menjadi patokan kita untuk memulai melakukan aktifitas hiking. Bendungan raksasa ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Jadi perjalanan hiking Bukit Tabur ini akan memakan waktu mulai dari 3 – 4 jam untuk mencapai puncaknya. Hutan cagar alam Gombak ini memiliki pemandangan yang spektakuler, anda dapat melihat keindahan DAM raksasa di sebelah kanan anda jika anda telah mencapai puncak bukit tabur.
Jika anda berangkat dari jam 6 pagi, maka anda dapat menikmati pemandangan matahari terbit yang sangat memukau dari puncak bukit tabur. Tidak lupa juga di bagian belakang bukit anda dapat melihat kota Kuala Lumpur dengan jelas berikut dengan Twin Tower Petronas. Pada arah yang berlawanan anda juga dapat melihat Genting Highland jika tidak ada kabut yang menutupi areal tersebut pada pagi hari.
Jalur hiking bukit tabur ini bukanlah untuk pemula, sehingga bagi anda yang tidak pernah melakukan hiking sebaiknya anda jangan pergi sendiri, karena walaupun tempat ini tergolong memiliki ketinggian yang rendah namun jalur hiking ini sangatlah curam dan terjal, kita harus sangat berhati hati ketika kita melangkah, track hiking ini terdiri dari bebatuan yang terjal, dan ada beberapa medan yang memerlukan tali (sudah disediakan) untuk menuruni tebing dan memanjat tebing-tebing ini. Mencari teman yang berpengalaman hiking akan lebih memudahkan anda untuk mengenali track yang anda jalani.
Jangan lupa juga membawa perbekalan makanan dan air yang mencukupi, karena jalur pendakian ini dapat dikatakan gampang-gampang susah, namun tentu saja akan menguras energi anda. Dengan membawa perbekalan secukupnya anda dapat menikmati sarapan pagi di puncak tebing, ini adalah hal yang sangat nikmat untuk anda lakukan. Setelah mendaki hingga puncak bukit, anda dapat memulai sarapan anda sembari melihat matahari terbit. Juga tidak lupa menikmati udara nan segar disertai dengan bau pepohonan yang sangat alami.
Untuk jalan pulang, bukit ini memiliki keunikan sendiri, sehingga anda memiliki dua opsi untuk memilih jalan pulang, yaitu melalui jalan yang sama (jalan anda berangkat) dimana medan nya cukup terjal, ataupun anda dapat meneruskan perjalanan melewati setiap tebing tebing bukit dan menyelusuri perbukitan gombak dengan medan yang lebih landai namun memiliki jarak sedikit lebih jauh. Sehingga jika anda meneruskan perjalanan anda akan memakan waktu sekitar 2 jam lagi untuk tiba di tempat semula. Selain itu jika pada cuaca hujan, anda tidak disarankan untuk melalui jalur ini, mengingat banyak nya hewat pacet yang menempel pada dedaunan, dan medan yang berlumpur karena tanah liat dapat mengganggu kenyamanan anda saat hiking. Untuk itu, jika cuaca hujan ataupun sehabis hujan, sebaiknya anda mengikuti jalur anda berangkat untuk pulang ke tempat tujuan.
Pergi ketempat ini tidak memerlukan biaya masuk, melakukan pendakian atau memasuki areal perbukitan juga tidak dipungut biaya, anda hanya memerlukan transportasi kendaraan saja untuk mencapai tempat ini.
No related posts.









